Saya atas nama pribadi, keluarga, dan anggota Tadotsugakuen mengucapakan
SELAMAT IDUL FITRI 1429 H
MOHON MAAF LAHIR BATIN
Selamat Idul Fitri 1429 H
Selasa, 30 September 2008Diposkan oleh Manbaul Rizqi di 05:24 0 komentar
Bentuk Dasar Kata Sifat
Rabu, 24 September 2008Yah.. karena sekarang mau liburan, terus kelas tadotsugakuen libur, maka saya inisiatif posting beberapa pelajaran bhasa jepang. Yah itung-itung sebagai pengingat juga. Mulai dari dasar dulu deh...
dalam bahasa Jepang, ada 2 jenis kata sifat, yaitu kata sifat golongan i dan golongan da.
- Kata Sifat Golongan i : Kata dasarnya berakhiran i
misal :
hayai (cepat)
osoi (lambat)
contoh :
kono hon wa takai desu.
kono hon wa takai dewaarimasen.
kono hon wa takai desu ka?
keterangan :
penggunaan seperti biasa.
- Kata Sifat Golongan da : Kata dasarnya berakhiran da
misal :
shizukada (tenang)
kimbenda (rajin)
contoh :
Are wa kirei desu.
Are wa kirei dewaarimasen.
Are wa kirei desu ka?
keterangan :
penggunaannya dalam kalimat, kata da akan berubah atau dihilangkan. Untuk contoh di atas, da dihilangkan.
Diposkan oleh Manbaul Rizqi di 06:17 0 komentar
Label: Pelajaran Bahasa Jepang
Tadaimaaa.....
Selasa, 23 September 2008Akhirnya aku kembali lagi.. Setelah masa hiatus yang cukup lama.. Masih gak tau mau posting apa.. emm..
Oh ya.. aq sekarang lagi ikutan bisnis nih.. bisnis isi pulsa dari dynasis.. sama bisnis reseller dari uangpanas... yah aru daftar bulan ini.. Rencana sih buat ngisi liburan lebaran.. Soalnya liburan ini gak pulang..
Mungkin aku mau review sedikit bisnis yang aku jalanin..
- Dynasis : Program Viral Marketing (Bukan money game loh..) supaya enak ngisi pulsanya + dapat bonus lagi setiap transaksi. Setiap Downline kita dapat komisi 6% dari keuntungan pembelian pulsa. Harga pulsanya juga murah.. coba aja lihat-lihat referensinya disini.
- UangPanas : Ini jualan e-book (reseller) buat yang mau mendalami dunia e-bisnis (kaya aku ^^). Lumayan lah, harganya murah dibandingkan program lain yang sejenis, untungnya besar lagi.. Tapi yang perlu diperhatikan, ini bukan program buat cepet kaya lho.. Masih ada cara lain disini untuk mendalami dunia e-bisnis, selain reseller produk dari uang panas sendiri. Coba baca-baca referensinya disini.
Coba aja deh lihat-lihat.. Menurutku ini bisa nambah pengetahuan lho.. kita sebagian besar di Indonesia cuma bisa jadi pemakai internet bukan pemain.. Beranilah mencoba menjadi pemain supaya bangsa kita maju..
Diposkan oleh Manbaul Rizqi di 23:11 2 komentar
Label: Bisnis
Indonesian Super League
Minggu, 06 Juli 2008Sebenarnya aku lagi males ngapa2in, cuma.. karena hatiku sedang senang, yah aku mau posting aja. Tau kenapa?! Malam ini aku sempet foto sama tokoh idola aku *cihuii...*, siapakah diaaaa.... hehe...
Ya... anda pasti sudah bisa menebaknya.. Ini dia idolaku Deddy "Naga Bonar" Mizwar.
Kok bisa?!
Begini ceritanya.. *sambil bayangin*
Tanggal 6 Juli 2008 adalah hari terakhir event Pameran Buku Jakarta. Karena event ini setahun cuma 2 atau 3 kali, jadi aku nggak menyia-nyiakan kesempatan bagus ini, berburu buku diskon ^_^. Walaupun sebenarnya beli dari salah satu agency yang menjadi client aku di tempat kerja bisa mendapatkan buku yang lebih murah (pasti..) tetapi aku tetep aja datang.
Yah.. sekalian jalan-jalan biar gak stress. Kebetulan di senayan ada beberapa events, mulai dari pertunjukan dinosaurus (gak ikut masuk T_T), kuliner nusantara (berharap ada makan gratis, tapi gak masuk juga T_T), agrobisnis (pasti gak masuknya ^_^),pameran furniture (pasti gak masuk juga ^_^), pameran buku Jakarta (ini dia..) dan terakhir pembukaan Liga Super Indonesia.
Pertama kali sih niatnya berangkat ke senayan cuma ke pameran buku aja, tapi karena temen aku nawarin 2 opsi, ikut liat pembukaan atau nunggu di pameran, aku jadinya ngikut temen aja. Soalnya aku ke pameran kan nebeng sepeda motornya dia. Masa' ditinggal.. hehehe..
Perkiraanku ada event bola pasti stadion rame banget, tetapi ternyata nggak!! sepi!!Aku gak tau kenapa bisa sepi, mungkin sosialisasinya kurang, atau apa.
Setelah membeli tiket (Rp 50.000 - Kategori 1 (VIP ??) ), aku sama temenku langsung masuk stadion kemudian mencari bangku yang kosong (banyak yang kosong!!). Pertandingan yang dinamakan "The Judgement Day" ini dimainkan antara Super Eleven Team (Pemain Lokal) melawan Fantastic Eleven Team (Pemain Asing).
Terus kenapa Deddy Mizwar ada disitu?!
Ternyata dia menjadi manajer Super Eleven Team, dengan pelatih Rahmad Darmawan. Aku ngerasa aneh aja, kok "bang naga" ya.. yang jadi pelatih?! Tapi nggak masalah, tinggal nonton aja.. Walaupun nggak ngerti yang namanya "Bola" (maklum, bukan penggemar hehehe..) aku nonton aja terus.
Permainan yang dipimpin oleh wasit asal Singapura (Abbas Daud) itu berjalan.. yah.. lumayan mulus.. Gak ada tawuran.. hehe.. Soalnya yang nonton sedikit sih..
Singkat pertandingan.. (aku CP dari detik beritanya, malas nulisnya hehe..)
Pertandingannya sendiri akhirnya berhasil dimenangi oleh bintang-bintang nasional yang tergabung dalam tim "Super Eleven". Ponaryo Astaman cs berhasil menundukkan bintang-bintang asing yang tergabung dalam "Fantastic Eleven" dengan skor 3-2.
Gol-gol tim "Super Eleven" dicetak oleh Rudi Widodo pada menit 14, Budi Sudarsono--melalui titik putih--di menit 24, dan Ponaryo di menit 78. Sementara gol balasan tim "Fantastic Eleven" datang dari kaki Julio Lopez di menit 85 dan gol bunuh diri Charis Yulianto di menit 89.
Waktu lagi nonton di bangku, ibu-ibu yang duduk deket tempat duduk temenku ngobrol-ngobrol sama temen aku masalah bola (kok ngerti ya?!). Aku agak heran, soalnya udah pakai baju batik, berkerudung, rapii banget pokoknya, kok bisa-bisanya ada disitu. Ternyata eh ternyata.. dia istrinya pak Rahmad, pelatih Super Eleven Team.
Ketika pertandingan tinggal 1 menit, aku sama temenku langsung aja pindah bangku lebih dekat ke lapangan, persiapan foto-foto. Priiit... permainan selesai, langsung deh.. aku cegat "bang naga" untuk minta foto bareng.
Rasanya deg-degan banget, sampai-sampai waktu mau mencet tombol untuk foto temen aku sama "bang naga" (fotonya gantian sama temen aku..) malah kepencet tombol mulai video (foto dari SE K800 - Cybershot), abis itu "bang naga"-nya bilang, "udah belum, gigi gue dah kering nih..", dengan gayanya yang khas.. Jadinya aku tambah deg-degan.. masih untung hasil fotonya bagus. Hehe... habis itu temenku mulai melancarkan aksinya, foto-foto sama pak Rahmad, terus foto-foto di sekitar stadion.
Rencananya temenku mau foto sama pembawa acara TV (Penampakan di sebelah kanan ^_^) yang namanya "Melani" kalau gak salah. Tapi gak jadi, waktu aku tanyain kenapa.. katanya "gak ah,.. orangnya kaya gitu, agak urakan, bahunya tatoan..". Hehe... aku jadi senyum-senyum sendiri.
Abis foto-foto, ada rencana pengen nonton bioskop, tapi karena terlambat (sudah mulai semua) yaa.. pulang aja.
Huh... bener-bener tak terlupakan..
Diposkan oleh Manbaul Rizqi di 09:53 6 komentar
Label: Postingan Gak Penting
DAI 1-6 KA (u BIQ)
Rabu, 25 Juni 2008DAI 1 KA no TAISETSUNA GOI
TAISETSU na : penting
GOI : kosa kata
KA : pelajaran
BUUNPO : tata bahasa
BUNKEI : pola kalimat
RENSHUU : latihan
REI : contoh
MEISHI : kt benda
DOOSHI : kt kerja
KEIYOOSHI : kt sifat
NAMAE : nama
SEIMEI : nama lengkap
MYOOJI : nama asli
TOSHI : umur
....SAN : sodara/i.......
DAI 2 KA no GOI
HAI : ya
IIE : tidak
NIHON : japan
CHUUGOKU : china
KANKOKU : korea
DAI 3 KA no GOI
SAI : umur(bila digabung suujiato kt tanya *nan*)
TOSHI : umur
O TOSHI WA IKUTSU desuka : umurnya berapa
OIKUTSU : umurnya berapa
NAN SAI : Umurnya berapa
ONAJI : sama
DAI 4 KA no GOI
KORE : ini (dkt dgn pembicara/org ke 1)
SORE :itu (dkt dgn lwn bicara/org k2)
ARE : itu (jauh dr org 1 dan ke 2)
DORE : yang mana
IKURA : berapa
CHIGAIMASU : salah
DAI 5 KA no GOI
NAN : berapa (lbh identik dgn berapa)
NANI: apa
DARE/DOCHIRA : siapa (biasa)
DONATA : siapa (sopan)
HITO : orang
MONO : barang
DAI 6 KA no GOI
KOKO : disini (dkt dgn pembicara)
SOKO : disana (dkt dgn lawan bicara)
ASOKO : disana (jauh dr org 1 n 2)
DOKO : dimana
TATEMONO : bangunan
KYOOSHITSU : kelas
KAIGISHITSU : ruang rapat (confrence room)
DANSEI : laki2 (sopan)
OTOKO : laki2 (umum)
JOSEI : perempuan (sopan)
onna : perempuan (umum)
HOSOKU NO KOTOBA : kata tambahan
BANGOO : nomor
SHIGOTO : pekerjaan
KYOOSHI : guru
HIMITSU : rahasia
NO : - (spasi) dlm menyebutkan nomor telpon ato sejenisnya
DAI 1 - 3 KA no BUNKEI
a dan b umunya ada lah kt benda(meishi)
* kootei bun : kalimat +
...a...ha(wa)...b....desu{merupakan copula : kt penghubung)
a : topik bahasan
b : ketrng untk tpk bahasan
a adalah b
...a...ha.....b....deshita (bntk lampau)
a dulunya adalah b
* hiteibun : kalimat -
...a...ha....b....dewa arimasen/ja arimasen
a bukan b
....ha.....b....dewa arimasen deshita (lampau)
a dulunya bukan b
* gimon bun : kalimat ?
...a...ha....b desu ka.
apakah a adalah b?
...a...ha....b.dewa arimasen ka.
apakah a dulunya adalah b?
jawaban : hai(ya) dan iie (bukan/tidak)
...a....mo (juga) .....b..desu
a juga adalah b
DAI 4 KA no BUNKEI
KORE/SORE/ARE ha..a..desu
ini/itu/itu/ adalah a
KONO/SONO/ANO..a..ha...b desu
a ini/itu/itu adalah b.
DORE GA .....a...desuka
YANG manakah A?
DAI 5 KA no BUNKEI
..a...no...b desu
b nya a
diartikan js sebagai kepemilikan (shoyuubutsu)
kyoo no joshi
ha (wa) : pd kalimat dasar(sedrhana) *ha* menunjukkan kt seblmnya ada lah topik pembahasan.
mo : berarti *juga*
no : menghubngkan 2 kt benda;kt bnda yg k 1 mnrngkan kt bnd k 2
o - kt benda : memnsopankan kt benda
DAI 6 KA no bunkei
..a...ha...koko/soko/asoko desu
a disini/disitu/disitu
..a..ha doko desuka
a dimana?
(simon san - red)
Diposkan oleh Manbaul Rizqi di 06:48 4 komentar
Label: Pelajaran Bahasa Jepang
detikSurabaya - Tersesat di gunung Arjuna
Cuma mau komentar-in berita dari detik
Malang - Setelah mengalami disorientasi medan, delapan Mahasiswa Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta yang dievakuasi Tim Satgana Pemkab Malang dari Gunung Arjuno dipulangkan.
Delapan mahasiswa itu adalah Sukandar Primandanu (19), asal Kebumen, Jateng, Rusman (27), asal Sleman, Yogya, Bolang (18), asal Pangkal Pinang, Ferdi (27), Padang, Purba (20), Sleman, Unty (18), Surabaya, dan Yeni Utari (19), Purworejo, Jateng, serta Lusi (19), asal Purworejo.
Menurut Subagyo, Kepala Bagian Sandi dan Telekomunikasi Pemkab Malang, pihaknya telah memulangkan kedelapan mahasiswa itu ke Yogyakarta pada Rabu (25/6/2008). "Setelah kita memastikan kondisi mereka baik, maka kita langsung pulangkan," kata Subagyo saat ditemui di kantor Pemkab Malang.
Dijelaskannya, sebelum tersesat, delapan pendaki ini mendaki Gunung Arjuno melalui jalur Welirang. Yaitu melewati kawasan Tretes, Pandaan. Selanjutnya, saat menginap di Pinus Sewu Unty salah satu pendaki mengalami kesurupan.
"Dia (Unty, red), juga mengalami hipertemia serta luka pada kaki kanan dan bagian jari kuku kakinya terkelupas. Itu langsung membuat semua rekannya panik hingga mengalami disorientasi medan," tutur Subagyo.
Untungnya, lanjut Bagyo, salah satu rekan korban yang membawa Handy Talkie (HT) dapat masuk ke jalur frekuensi Rapi (Radio Penduduk Indonsia) warga Lawang dan meneruskan ke pihaknya.
"Kita langsung berangkat bersama satgana dan berhasil menemukan mereka dengan kondisi selamat. Mereka di pos Gombes di bawah pos pinus sewu tempat sebelumnya mereka memberi kabar," tuturnya.
Petugas Satgana beranggotakan lima orang ini kemudian membawa delapan pendaki turun melalui jalur singkat melewati daerah Braksang hingga kawasan kebun teh Wonosari, Lawang.
"Saat sampai, mereka kami bawa ke puskesmas untuk pemeriksaan medis, dan menginapkan di kantor Kecamatan Lawang," tegas Subagyo.(bdh/bdh)
hmm... yah... begitulah kalo ke gunung arjuna (yang katanya tertinggi kedua setelah gunung semeru) gak hati-hati. Kalo mau naik gunung kaya gitu, harus siap semuanya, mental juga. Di arjuna itu ada beberapa tempat yang bisa dikatakan mistis. Ada beberapa larangan juga yang tidak boleh dilanggar.
Jadi teringat waktu STM, pendakian Arjuna-Welirang, dengan modal nekat (biasa anak muda), membawa 15 anggota baru untuk pembelajaran. Yah.. bisa dikatakan , kelompok kami paling banyak anggotanya. Dengan membawa modal logistik secukupnya (bisa dikatakan kurang) kami berangkat pendakian gunung arjuna-welirang. Misi pertama adalah mendaki sampai base awal bagi kami, yaitu tempat dimana disitulah persimpangan menuju Arjuna-Welirang.
Karena saya sebelumnya sudah pernah ke Welirang (tapi ke Arjunanya belum), maka saya tidak asing lagi dengan medan tersebut yang berpasir dan sangat berdebu. Keadaan menjadi aneh ketika hari menjelang malam, banyak asap dan malam sangat terang berwarna merah. Sekitar jam 9-an malam, kami sampai di base (apa gitu namanya, lupa) jauh dibawah sebelum persimpangan. Di situ kami mendirikan tenda dan beristirahat. Kami mendengar dari pengawas hutan (kayaknya sih...) bahwa hutan di atas kami sedang terjadi kebakaran hebat. Memang sih terlihat nyala merah sangat terang. Kemudian kami tidak diperbolehkan untuk mendaki kembali, dan secepatnya disuruh kembali. Kami yang sudah capek-capek (capek dana juga..) merasa sangat sayang sekali kalau sampai tidak dapat hasil apa-apa, memutuskan untuk mendaki malam itu juga menembus kebakaran hutan. Diam-diam kami menyiapkan perjalanan, tidak lupa bekal air. Tanpa diketahui pengawas, kami langsung kabur dari base tersebut untuk meneruskan pendakian.
Ternyata yang dikatakan pengawas tersebut benar, 100% benar. Kami harus melewati pemandangan yang mengerikan, bagaimana hutan dan rumput terbakar begitu hebat. Sampai-sampai ada 1 pohon yang terbakar semua dan terlihat seperti pohon berwarna merah, lalu pada ujungnya tiba-tiba seperti mengeluarkan kembang api. Kaget bercampur ngeri campur panas. Kami terus berlari agar tidak terjebak di hutan itu, segala api yang berada di jalan kami siram dengan air agar tidak menghalangi jalan, walaupun tidak dapat memadamkan minimal dapat memberi jalan.
Setelah beberapa jam berlari, kami akhirnya berada di jalan yang hutannya tidak terbakar. Setelah beristirahat beberapa menit, kami memutuskan untuk secepatnya ke base selanjutnya. Karena melihat kondisi api di bawah kami yang terus ke atas dan di atas hutannya juga terbakar. Kami khawatir jika tidak cepat-cepat, akan terjebak di tempat yang terbakar, karena api di bawah yang terus ke atas dan api di atas yang terus ke bawah.
Lalu, kamipun berlari kembali melewati hutan yang terbakar sangat hebat di atas. Setelah beberapa jam, akhirnya kami sampai di base selanjutnya. Ternyata di base tersebut sampai di atas tidak terlihat titik api. Titik api hanya terlihat di bawah kami. Huh.. pagi itu pun kami tidur tanpa tenda, karena sangat capai dan udah g kuat lagi. tenda memang dikeluarkan, tetapi bukan untuk dipasang, melainkan untuk dijadikan selimut ^^.
Terus apa hubungannya dengan berita di atas??
saya lanjutkan saja ceritanya, singatnya, kami sudah tiba di persimpangan dan mendirikan tenda, sebagian mengambil rumah-rumahan yang ada untuk ditempati. Sebagian anak yang belum pernah ke Welirang melanjutkan perjalanan ke Welirang, setelah perjalanan tersebut usai dan beristirahat sebentar, kami pun bersiap untuk menaklukkan Arjuna.
Intinya, ketika perjalan ke arjuna tersebut, kami mendapat keanehan, yaitu ada 1 burung seperti... (apa ya... pokoknya seperti burung) yang mengikuti kami dari persimpangan sampai ke puncak. Nggak terbang lagi burungnya, tapi loncat!!! Yang membuat kami deg-deg-an, sore hari, di tengah perjalanan, teman kami ada yang kakinya kesakitan, kami pun was-was karena medan yang sangat sulit. Jalan hanya selebar 30 - 50 cm dengan derajat kemiringan sekitar 60 derajat, kiri-kanan jurang, dan kami membawa 2 tas yang sangat berat.
Kami pun memtuskan untuk mengatur ulang pembagian tanggung jawab anggota. Setelah keputusan yang sulit, kami harus mencari tempat untuk beristirahat. Setelah mengira-ngira, ternyata kami telah terjebak di sekitar daerah yang bernama "Pasar Setan". Konon di tempat ini banyak kejadian yang membuat seram. Tapi bagaimana lagi, tidak ada tempat agak lapang untuk beristirahat, kecuali di bawah batu besar itu.
Kami pun harus bergantian setiap beberapa jam agar tidak terjadi apa-apa. Padahal di tempat itu, sudah seram, gelap, anginnya kencang banget, dingin, api dinyalakan pasti mati, terus selalu ada suara berderak (pohon pinus diterpa angin kuat). Huh.. tetapi akhirnya bisa juga melewatkan malam. Ada beberapa cerita seram yang dialami anggota, yah.. tetapi kami tetap calm down aja, jangan membuat panik. Karena sebenarnya anggota baru tidak tahu apa-apa tentang tempat itu. (Karena beberapa hal, cerita seramnya gak diposting, sumimasen^^)
Akhirnya kami sampai di puncak juga. Saking senengnya, kami buat kopi di puncak, sambil merokok, rasanya... sedaaap... (sempet2nya bawa kopi sama peralatan memasak ^^). Tau nggak, puncaknya itu kecil banget.. cuma sekitar 1 meter-an luasnya. Sampingnya jurang semua.. Juga ada semacam prasasti, kalo itu adalah puncak Arjuna.
Diposkan oleh Manbaul Rizqi di 05:55 1 komentar
Label: Postingan Gak Penting
Hmm.. Dikit Lagi ^^
Senin, 23 Juni 2008Kalo dirasa-rasa, kemampuan bahasa jepangku lumayan ada perkembangan. Kalo misalnya nanti udah mencapai target dasar, ganti sistem belajarnya. Kalo aku prinsipnya ngikutin kayak bayi yang baru lahir.. blajar bicara dulu.. ntar kalo mengerti dasar-dasar dari bicara, baru dilanjutin blajar baca tulis sambil mengembangkan lagi bicaranya juga..
Kalo sekarang, aq masih belajar "bicara" nya dulu, tapi bentar lagi, akan masuk ke pelajaran "baca tulis", yaitu belajar huruf jepangnya.. Sudah banyak ide yang ada di kepala buat mengembangkan pelajaran huruf jepang nantinya.. Tapi, kayaknya gak usah terburu-buru..
Diposkan oleh Manbaul Rizqi di 22:51 0 komentar
Label: Postingan Gak Penting
